dimana?
pertanyaan itu datang sudah
mempersiapkan diri mendengar curhatan seorang teman
dia datang dengan berjuta cerita
menumpahkan seluruh isi hati
menceritakan segala beban yang terpendam
meskipun dengan menahan air mata
dia terus bercerita
cinta dan benci
segala rasa dia rasakan
begitu berat beban yang dia tanggung
aku hanya bisa terdiam
menjadi pendengar yang baik
tidak bisa memberikan saran
berharap dia bisa mengikhlaskan
membebaskan dirinya dari segala pikiran kusut
entah kapan dia bisa membebaskan dirinya sendiri
mengikhlaskan segalanya
membuang rasa benci dan dendam
berharap mereka bisa saling memaafkan